—Dialog dengan Dr. Zhou Liang, Ahli Terapi Intervensi Minimal Invasif Onkologi di Rumah Sakit UNI-ASIA Chengdu
Tiga puluh tahun mendalami terapi intervensi minimal invasif onkologi, melanjutkan harapan hidup pasien kanker stadium lanjut melalui NanoKnife dan krioablasi
Di garis depan kedokteran terapi intervensi minimal invasif onkologi, ada seorang dokter yang meninggalkan pisau bedah konvensional dan beralih memegang NanoKnife serta probe krioablasi. Dengan panduan ultrasonografi dan CT yang presisi, ia menjangkau inti tumor terdalam di pankreas, hati, paru-paru, dan organ lainnya. Selama hampir tiga puluh tahun ia menekuni terapi minimal invasif tumor, membuka jalan hidup baru bagi banyak pasien tumor stadium lanjut yang telah dinilai “tidak dapat dioperasi” melalui ketepatan hingga tingkat milimeter. Dialah Dr. Zhou Liang, ahli terapi intervensi minimal invasif onkologi dan Associate Chief Physician di Rumah Sakit UNI-ASIA Chengdu.
Dr. Zhou Liang lulus dari Tongji Medical University. Pada masa ketika operasi bedah masih didominasi pendekatan terbuka yang luas, ia dengan cepat menonjol berkat keterampilan bedahnya yang sangat baik. Namun, seiring bertambahnya pengalaman klinis, ia dengan tajam melihat kenyataan yang pahit: banyak pasien tumor stadium lanjut tidak dapat menerima operasi konvensional karena kondisinya telah melampaui batas tindakan bedah, sehingga hampir tidak memiliki pilihan jalan keluar.
Demi membantu lebih banyak pasien tumor stadium lanjut menemukan peluang hidup, Dr. Zhou Liang mengalihkan perhatiannya pada teknologi terapi minimal invasif tumor yang mulai berkembang di luar negeri. Sejak 2003, ia dengan tegas beralih dari bedah umum ke bidang terapi target minimal invasif tumor dan terus mendalaminya selama lebih dari dua dekade. Pada 2015, karier Dr. Zhou Liang memasuki titik balik penting: saat itu, Tiongkok memperkenalkan kelompok pertama perangkat terapi tumor NanoKnife, dan rumah sakit tempat ia bekerja menjadi salah satu unit percontohan pertama. Teknologi baru ini menggunakan pulsa listrik bertegangan tinggi untuk membentuk pori berskala nano pada membran sel tumor, sehingga dapat membunuh tumor secara efektif tanpa merusak struktur penting seperti pembuluh darah, saraf, dan saluran empedu. Untuk memastikan keamanan terapi, Dr. Zhou Liang memimpin timnya melakukan banyak eksperimen hewan dan persiapan praoperasi yang ketat, sehingga teknologi baru ini berkembang dari nol hingga menjadi matang dan terstandar.
Selama bertahun-tahun, Dr. Zhou Liang berfokus pada terapi target minimal invasif untuk berbagai tumor padat seperti tumor tiroid, tumor payudara, tumor paru, tumor pankreas, dan tumor hati. Ia ahli dalam biopsi tusuk untuk tumor primer dan metastasis, krioablasi perkutan, ablasi NanoKnife, implantasi partikel yodium, terapi target molekuler tumor, serta terapi intervensi komprehensif. Ia juga memiliki pengalaman luas di bidang penyakit pembuluh darah perifer, meliputi terapi intervensi hemangioma hati, drainase ikterus obstruktif, terapi intervensi minimal invasif untuk perdarahan saluran cerna masif dan perdarahan traumatik, ablasi varises tungkai bawah, serta terapi intervensi untuk trombosis arteri dan vena ekstremitas dan penyakit oklusi arteri tungkai bawah akibat aterosklerosis. Dalam terapi komprehensif tumor, ia mampu menggabungkan terapi ablasi lokal dengan terapi sistemik seluruh tubuh secara terpadu, lalu menyusun rencana individual bagi setiap pasien.
Kanker pankreas dikenal sebagai “raja kanker”, dengan angka kelangsungan hidup 5 tahun kurang dari 10%. Pada 2017, Dr. Zhou Liang menerima seorang pasien kanker pankreas khusus dari Guangzhou. Pasien tersebut sebelumnya telah menjalani operasi terbuka di rumah sakit lain, tetapi karena tumor tidak dapat diangkat, operasi dihentikan dan sayatan ditutup kembali. Saat menemui Dr. Zhou Liang, tumor telah menekan saluran empedu, menyebabkan kulit dan tubuh menguning serta nyeri hebat. Setelah konsultasi multidisiplin, tim Dr. Zhou memutuskan menggunakan rencana terapi komprehensif berupa ablasi NanoKnife yang dikombinasikan dengan kemoterapi minimal invasif. Operasi berjalan sukses; setelah operasi, nyeri pasien berkurang secara nyata dan ikterus berangsur mereda. Bertahun-tahun kemudian, pasien yang dahulu dianggap hanya tinggal menunggu akhir hidup tersebut masih hidup dan menikmati masa pensiunnya. Baru-baru ini, tim Dr. Zhou Liang kembali berhasil melakukan ablasi NanoKnife pada seorang pasien kanker pankreas stadium lanjut berusia tujuh puluhan, kembali menghadirkan peluang terapi bagi pasien lanjut usia stadium lanjut. Tim Dr. Zhou Liang telah menyelesaikan lebih dari 600 operasi NanoKnife, dan kondisi pascaoperasi para pasien secara umum mencapai hasil prognosis yang baik sesuai harapan.
Dari garis depan klinis hingga forum akademik, Dr. Zhou Liang tidak hanya tekun meneliti teknologi, tetapi juga senang membagikan pengalaman yang telah ia kumpulkan selama bertahun-tahun. Ia telah menerbitkan lebih dari sepuluh artikel di jurnal inti dalam dan luar negeri serta jurnal SCI, dan berkali-kali menyampaikan ceramah khusus serta laporan kasus sulit dalam konferensi akademik nasional seperti China Conference on Minimally Invasive Therapy in Oncology. Dari ruang operasi bedah umum hingga garis depan intervensi minimal invasif onkologi, ia menafsirkan misi dan tanggung jawab seorang dokter intervensi onkologi melalui tiga puluh tahun eksplorasi yang teguh.
Menurut data yang tersedia, Dr. Zhou Liang telah menerbitkan lebih dari sepuluh artikel di jurnal inti dalam dan luar negeri serta jurnal SCI. Fokus penelitiannya mencakup keamanan dan efektivitas ablasi NanoKnife, krioablasi untuk kanker pankreas, observasi klinis krioablasi yang dikombinasikan dengan implantasi partikel yodium untuk tumor ganas, serta studi perbandingan ablasi kanker hati di lokasi berisiko tinggi dan bidang mutakhir lainnya. Selain itu, kontribusi akademik Dr. Zhou Liang juga tercermin luas dalam promosi teknologi dan berbagi pengalaman klinis di konferensi akademik nasional.
Publikasi Ilmiah Dr. Zhou Liang
1. Analisis Komplikasi Perioperatif pada Ablasi Tumor dengan Irreversible Electroporation. Journal of Interventional Radiology, 2018.
Dr. Zhou Liang merupakan salah satu penulis bersama. Penelitian ini melibatkan 200 pasien tumor yang menerima ablasi NanoKnife (71 kasus tumor pankreas, 64 kasus tumor hati, dan 65 kasus tumor lainnya), serta secara sistematis merangkum dan menganalisis berbagai komplikasi perioperatif dan strategi penanganannya. Studi ini memberikan data penting untuk evaluasi keamanan klinis teknologi ablasi NanoKnife.
2. Studi Perbandingan Ablasi Gelombang Mikro Perkutan Berpanduan Ultrasonografi dan Krioablasi untuk Kanker Hati di Lokasi Berisiko Tinggi. Chinese Journal of Interventional Radiology (Electronic Edition), Edisi 03, 2019.
Dr. Zhou Liang merupakan penulis pertama (Zhou Liang, Chen Zhixian, Pan Zhongbao, Li Rongrong, Li Shuying, Jin Li, Niu Lizhi). Penelitian ini membandingkan hasil klinis dan komplikasi pascaoperasi dari dua teknik, yaitu ablasi gelombang mikro perkutan berpanduan ultrasonografi dan krioablasi, dalam pengobatan kanker hati di lokasi berisiko tinggi, serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi prognosis dan kekambuhan pascaoperasi.
3. Analisis dan Penanganan Komplikasi Umum pada Krioablasi Perkutan untuk Kanker Paru. 2014.
Dr. Zhou Liang merupakan salah satu penulis bersama. Penelitian ini secara retrospektif menganalisis jenis komplikasi umum, angka kejadian, dan pengalaman penanganan pada 644 pasien kanker paru setelah menerima krioablasi perkutan, sehingga memberikan referensi berbasis bukti untuk penerapan krioablasi yang terstandar pada tumor paru.
4. Keamanan dan Efikasi Jangka Pendek Ablasi Irreversible Electroporation untuk Tumor Ganas Hati. 2016.
Dr. Zhou Liang merupakan salah satu penulis bersama. Studi ini membahas keamanan dan efektivitas jangka pendek teknologi ablasi NanoKnife pada tumor ganas hati yang tidak dapat direseksi secara bedah, dan membuktikan bahwa teknologi ini memiliki efek samping ringan, keamanan tinggi, serta efektivitas jangka pendek yang baik.
5. Analisis Efektivitas Krioablasi Perkutan yang Dikombinasikan dengan Implantasi Partikel 125I dan Kemoterapi pada Kanker Pankreas Stadium Lanjut. 2013.
Dr. Zhou Liang merupakan salah satu penulis bersama. Penelitian ini melibatkan 67 pasien kanker pankreas stadium lanjut dan mengevaluasi efektivitas serta keamanan krioablasi perkutan yang dikombinasikan dengan implantasi partikel yodium radioaktif 125 dan kemoterapi simultan, sehingga memberikan bukti klinis untuk terapi komprehensif multimodal pada kanker pankreas stadium lanjut.
6. Serangkaian Studi tentang Krioablasi Kanker Pankreas dan Terapi Komprehensif Irreversible Electroporation.
Berfokus pada kanker pankreas sebagai “raja kanker”, Dr. Zhou Liang melakukan serangkaian penelitian klinis di bidang krioablasi dan ablasi NanoKnife. Artikel terkait diterbitkan di jurnal SCI dan jurnal seri Chinese, memberikan data klinis penting untuk promosi dan penerapan teknologi ini di Tiongkok.
Konferensi Akademik Nasional dan Demonstrasi Operasi
Dr. Zhou Liang berkali-kali diundang untuk menyampaikan ceramah khusus dan laporan kasus sulit dalam konferensi akademik nasional seperti China Conference on Minimally Invasive Therapy in Oncology, serta berbagi tanpa ragu pengalaman klinis bertahun-tahun dalam ablasi NanoKnife dan krioablasi kepada para sejawat di seluruh negeri.