Kanker kulit adalah keganasan paling umum di dunia, terutama berupa karsinoma sel basal dan karsinoma sel skuamosa. Di Asia, insidensinya meningkat dari tahun ke tahun. Sebagian besar dapat disembuhkan melalui operasi rawat jalan, tetapi keterlambatan dapat menyebabkan invasi lokal bahkan metastasis.
· Paparan sinar matahari dan ultraviolet buatan (faktor utama)
· Kulit berwarna terang dan riwayat terbakar matahari berulang
· Penggunaan imunosupresan jangka panjang
· Usia lanjut
· Paparan arsenik kronis
· Ulkus kronis yang tidak sembuh dan jaringan parut
Sinar ultraviolet menghasilkan dimer pirimidin yang menyebabkan mutasi gen TP53, sekaligus menimbulkan imunosupresi lokal. Pada pasien dengan imunitas rendah, sel bermutasi tidak dapat dibersihkan dengan baik, sehingga secara bermakna meningkatkan kejadian karsinoma sel skuamosa dan jenis lain.
Karsinoma sel basal sering tampak sebagai nodul transparan seperti mutiara, disertai pelebaran kapiler dan ulserasi sentral. Karsinoma sel skuamosa biasanya berupa plak kasar dan keras, permukaannya dapat menyerupai kutil atau mengalami nekrosis menjadi ulkus. Keduanya sering terjadi pada area terpapar sinar matahari seperti kepala dan wajah.
· Operasi: Eksisi bedah standar dan operasi mikrografik Mohs memastikan tepi sayatan negatif dengan hasil kosmetik yang baik.
· Terapi minimal invasif: Krioablasi dan terapi fotodinamik sesuai untuk lesi superfisial atau risiko rendah; ablasi frekuensi radio dapat digunakan pada nodul kecil rekuren lokal; ablasi laser juga digunakan pada lesi superfisial.
· Radiokemoterapi: Radioterapi digunakan pada pasien usia lanjut yang tidak dapat menjalani operasi atau dengan tepi sayatan positif.
· Terapi target dan imunoterapi: Inhibitor checkpoint imun digunakan pada karsinoma sel skuamosa lokal lanjut dan metastatik; obat target jalur Hedgehog digunakan pada karsinoma sel basal.
· Lainnya: Perlindungan dari sinar matahari seumur hidup dan pemeriksaan kulit berkala merupakan inti manajemen jangka panjang.
Pemeriksaan dermoskopi meningkatkan akurasi identifikasi. Biopsi eksisi kulit seluruh ketebalan menegakkan diagnosis. Karsinoma sel skuamosa risiko tinggi dapat memerlukan biopsi kelenjar sentinel. Pencitraan digunakan bila terdapat invasi kelenjar getah bening atau saraf.