Kanker mulut sering terjadi pada lidah, dasar mulut, dan mukosa pipi, terutama berupa karsinoma sel skuamosa. Karena relatif mudah ditemukan sejak dini, angka kelangsungan hidup 5 tahun keseluruhan dapat mencapai 60%, tetapi prognosis lebih buruk pada stadium lanjut atau keterlibatan banyak area.
· Merokok dan minum alkohol (faktor utama)
· Mengunyah pinang (tinggi di kawasan Asia)
· Infeksi HPV
· Ulkus mulut kronis dan kebersihan mulut buruk
· Paparan sinar matahari jangka panjang (kanker bibir)
· Kerentanan genetik
Karsinogen tembakau dan asetaldehida, metabolit alkohol, langsung merusak DNA mukosa mulut. Arekolin dalam pinang bersifat genotoksik dan menyebabkan mutasi gen seperti TP53. Protein HPV E6/E7 mengganggu jalur Rb dan p53.
Manifestasi paling umum adalah ulkus mulut yang tidak sembuh dalam jangka panjang (lebih dari dua minggu), leukoplakia atau eritroplakia mukosa, serta pertumbuhan seperti kutil. Setelah berkembang, dapat terjadi nyeri, keterbatasan membuka mulut, gangguan gerak lidah, dan gigi goyah. Kelenjar getah bening leher sering membesar.
· Operasi: Eksisi bedah merupakan pilihan utama pada kanker mulut stadium awal dan dapat disertai biopsi kelenjar sentinel. Teknik rekonstruksi mikrovaskular memulihkan penampilan dan fungsi.
· Terapi minimal invasif: Lesi superfisial awal dapat ditangani dengan ablasi laser atau terapi fotodinamik; lesi rekuren regional dapat dikontrol secara lokal dengan ablasi frekuensi radio atau gelombang mikro di bawah panduan pencitraan.
· Radiokemoterapi: Radioterapi pascaoperasi atau radiokemoterapi sinkron digunakan pada pasien risiko tinggi dan lokal lanjut.
· Terapi target dan imunoterapi: Inhibitor checkpoint imun memberikan respons berkelanjutan pada sebagian kanker mulut.
· Lainnya: Rehabilitasi fungsi mulut, terapi wicara, dan manajemen tindak lanjut sangat penting.
Pemeriksaan visual dan palpasi klinis dikombinasikan dengan pewarnaan toluidine blue. Diagnosis ditegakkan melalui biopsi patologi. CT dan MRI menilai invasi serta metastasis kelenjar getah bening. Pemeriksaan HPV membantu stratifikasi prognosis.