UNI-ASIA Logo WATA Logo
Wknife
Penyakit yang Sesuai:
Utamanya ditujukan untuk tumor padat yang tidak dapat dieksisi secara bedah kuratif, serta tumor yang mengalami kekambuhan atau metastasis pasca terapi radiasi dan kemoterapi. Contohnya meliputi kanker hati primer, kanker paru non-sel kecil, kanker prostat, kanker pankreas, serta tumor kambuh dan metastasis pada area kepala, leher dan panggul. Terapi ini sering dikombinasikan dengan kemoterapi infus arteri, ablasi, terapi target molekuler maupun imunoterapi guna meningkatkan tingkat kontrol lokal tumor secara sinergis, memperpanjang masa kelangsungan hidup dan meningkatkan kualitas hidup pasien.
Keunggulan Teknologi:
Dosis Tinggi pada Area Target, Paparan Rendah pada Jaringan Normal. Tusukan Minimal Invasif, Toleransi Pasien Baik. Iradiasi Berkelanjutan, Efek Biologis Optimal.
Konsultasi Gratis
Wknife

Sistem Ablasi Pulsa Curam Kolaboratif dengan Satu Elektroda di Bawah Anestesi Lokal Pertama di Dunia

—Terobosan Orisinal dari Irreversible Electroporation menuju Wideband Synergistic Pulse

I. Pendahuluan: Revolusi Paradigma dalam Ablasi Tumor

Pada Mei 2026, Wknife (Wideband Synergistic Steep Pulse Therapy System beserta Elektroda Ablasi Pulsa Curam Sekali Pakai) secara resmi memperoleh persetujuan registrasi dari National Medical Products Administration (NMPA) Tiongkok. Sebagai sistem ablasi pulsa curam kolaboratif pertama di dunia, Wknife juga merupakan perangkat terapi pulsa curam pertama di dunia yang memungkinkan tindakan dilakukan di bawah anestesi lokal, dengan menggunakan mode satu elektroda di bawah anestesi lokal serta kateter bipolar. Selain itu, Wknife merupakan perangkat NanoKnife pertama di dunia yang mewujudkan konsep "ablasi dengan satu elektroda di bawah anestesi lokal", sekaligus memiliki dua indikasi klinis untuk tumor hati dan tumor pankreas. Berbagai inovasi teknologi yang merupakan terobosan pertama di dunia tersebut telah menempatkan Wknife sebagai tolok ukur dalam bidang ablasi tumor, sekaligus menandai dimulainya era baru ablasi tumor NanoKnife di bawah anestesi lokal. Sebelumnya, pada Agustus 2025, Wknife secara resmi dimasukkan ke dalam Special Review Procedure for Innovative Medical Devices yang diselenggarakan oleh NMPA Tiongkok. Selanjutnya, pada awal tahun 2026, teknologi ini berhasil meraih penghargaan tertinggi pada The 14th China Innovation and Entrepreneurship Competition – Disruptive Technology Innovation Competition. Di balik rangkaian pencapaian penting tersebut, terdapat teknologi orisinal yang dikembangkan di Tiongkok dan berada pada tingkat terdepan dunia, yang kini secara sistematis sedang mengubah paradigma terapi ablasi tumor minimal invasif.

维纳刀

II. Prinsip Teknologi: Dari Irreversible Electroporation menuju Wideband Synergistic Pulse

2.1 Prinsip Dasar Teknologi Irreversible Electroporation (IRE)

IRE, yang juga dikenal sebagai NanoKnife, merupakan teknologi ablasi non-termal yang didasarkan pada efek bioelektrik. Prinsip utamanya adalah memanfaatkan medan listrik berdenyut bertegangan tinggi untuk bekerja pada membran sel tumor, sehingga menginduksi restrukturisasi lapisan ganda fosfolipid membran sel dan membentuk pori-pori hidrofilik berskala nanometer. Ketika intensitas medan listrik melampaui ambang batas kritis, pori-pori tersebut tidak lagi mampu menutup atau memperbaiki diri secara spontan, sehingga menyebabkan irreversible electroporation pada membran sel dan pada akhirnya mengakibatkan kematian sel. Berbeda dengan teknologi ablasi termal konvensional seperti ablasi frekuensi radio (RFA) dan ablasi gelombang mikro (MWA), IRE merupakan teknologi ablasi non-termal yang memiliki dua keunggulan utama. Yang pertama, teknologi ini tidak dipengaruhi oleh heat-sink effect, sehingga mampu mengablasi jaringan tumor secara efektif sekaligus mempertahankan integritas struktur penting di sekitarnya, seperti pembuluh darah, saluran empedu, duktus pankreatikus, dan saraf. Yang kedua, teknologi ini memiliki karakteristik ablasi selektif, sehingga memungkinkan eliminasi lesi tumor secara presisi pada lokasi dengan anatomi yang kompleks.

2.2 Keterbatasan Teknologi IRE Konvensional

Meskipun secara teoretis IRE memiliki keunggulan yang signifikan, penerapan klinis teknologi IRE konvensional dalam jangka panjang masih menghadapi dua keterbatasan utama.

Keterbatasan pertama: ketergantungan pada anestesi umum dan relaksan otot. Selama prosedur IRE konvensional, pelepasan pulsa listrik bertegangan tinggi dapat memicu kontraksi hebat pada otot rangka pasien. Oleh karena itu, tindakan umumnya hanya dapat dilakukan di bawah anestesi umum dengan pemberian relaksan otot dalam jumlah besar. Kondisi ini tidak hanya meningkatkan risiko anestesi dan kompleksitas prosedur, tetapi juga membatasi akses terapi bagi sebagian pasien yang tidak dapat mentoleransi anestesi umum.

Keterbatasan kedua: penempatan multi-elektroda yang kompleks. Teknologi IRE konvensional mengandalkan penempatan beberapa elektroda secara paralel, sehingga sangat bergantung pada pengalaman operator, perencanaan jalur pungsi, lokasi tumor, serta ketersediaan perangkat pendukung. Penggunaan beberapa elektroda juga berarti kurva pembelajaran yang lebih panjang, biaya terapi yang lebih tinggi, serta risiko trauma akibat pungsi yang lebih besar. Selama bertahun-tahun, persyaratan "harus menggunakan anestesi umum dan relaksan otot" serta "penempatan multi-elektroda" telah menjadi dua hambatan utama yang membatasi penerapan luas teknologi IRE dalam praktik klinis.

2.3 Prinsip Teknologi IRE Generasi Ke-3 pada Wknife

Teknologi Wknife berasal dari lebih dari 20 tahun penelitian berkelanjutan yang dilakukan oleh tim Prof. Yao Chenguo dari Chongqing University di bidang terapi tumor menggunakan medan listrik berdenyut (PEF). Sejak tahun 2000, tim Prof. Yao mulai mengintegrasikan teknologi tegangan tinggi konvensional ke dalam bidang biomedis dan menjadi pelopor dalam penelitian teknologi medis IRE berbasis medan listrik berdenyut. Pada tahun 2004, tim tersebut menerbitkan publikasi ilmiah internasional pertama di bidang ini. Selama lebih dari dua dekade, tim ini telah mengembangkan dua generasi teknologi IRE, yaitu teknologi electroporation berbasis pulsa mikrodetik (IRE konvensional) dan High-Frequency Irreversible Electroporation (HF-IRE). Wknife merupakan teknologi IRE generasi ketiga yang lahir dari akumulasi hasil penelitian selama lebih dari dua puluh tahun serta pengalaman pengembangan dua generasi produk sebelumnya.

Terobosan teknik utama Wknife terletak pada teknologi Wideband Synergistic Irreversible Electroporation (SIRE) yang dikembangkan secara orisinal. Berbeda dengan teknologi IRE konvensional yang menggunakan medan listrik berdenyut pada satu pita frekuensi, Wknife menggunakan gelombang pulsa multiparameter dengan spektrum frekuensi lebar, sehingga memungkinkan aksi multi-target pada membran sel dan membran organel. Dari sudut pandang fisika, mekanisme ini menghasilkan efek sinergis pada berbagai dimensi frekuensi medan listrik berdenyut, yang tidak hanya meningkatkan efektivitas penghancuran sel tumor, tetapi juga secara signifikan menurunkan ambang ablasi jaringan serta memperluas area ablasi.

Secara khusus, keunggulan tersebut meliputi:

Mekanisme penghancuran multi-target: Pada IRE konvensional, efek terapi terutama bekerja pada membran sel. Sebaliknya, pulsa sinergis spektrum lebar pada Wknife mampu bekerja secara bersamaan pada membran sel maupun membran organel, seperti membran mitokondria dan membran retikulum endoplasma, sehingga menginduksi irreversible electroporation pada berbagai target intraseluler. Mekanisme multi-target ini tidak hanya meningkatkan tingkat kematian sel dalam satu kali terapi, tetapi juga mengurangi kemungkinan terjadinya resistensi sel tumor terhadap pengobatan.

维纳刀英文3

Menurunkan ambang ablasi: Rancangan energi sinergis dengan spektrum frekuensi lebar memungkinkan tercapainya ablasi yang efektif pada intensitas medan listrik yang lebih rendah, sehingga secara signifikan mengurangi risiko paparan medan listrik terhadap jaringan normal di sekitarnya.

Memperluas area ablasi: Dengan menggunakan satu set elektroda, Wknife mampu menghasilkan cakupan ablasi lebih dari 7 cm, jauh lebih luas dibandingkan area ablasi yang dapat dicapai oleh IRE konvensional menggunakan satu set elektroda.

维纳刀

2.4 Terobosan Utama: Dari “Anestesi Umum dengan Multi-Elektroda” Menuju “Anestesi Lokal dengan Satu Elektroda”

Kemampuan Wknife untuk mewujudkan transisi dari "anestesi umum" menuju "anestesi lokal", serta dari "konfigurasi multi-elektroda" menuju "satu elektroda", merupakan hasil dari transformasi menyeluruh yang dihasilkan oleh prinsip teknologi Wideband Synergistic Irreversible Electroporation (SIRE).

Mekanisme yang Memungkinkan Anestesi Lokal Sejati: Alasan utama mengapa IRE konvensional memerlukan anestesi umum dan relaksan otot adalah karena pulsa listrik pada frekuensi tunggal dapat memicu kontraksi otot yang sangat kuat. Melalui desain gelombang pulsa sinergis dengan spektrum frekuensi lebar, Wknife secara signifikan mengurangi intensitas stimulasi terhadap neuromuscular junction (sambungan neuromuskular). Hasil validasi klinis menunjukkan bahwa, tanpa penggunaan relaksan otot dan hanya dengan anestesi lokal, Wknife mampu menghasilkan cakupan ablasi efektif yang setara atau bahkan melebihi cakupan ablasi efektif yang dicapai oleh IRE konvensional dalam kondisi anestesi umum disertai relaksan otot. Selama prosedur, pasien tetap dalam keadaan sadar tanpa merasakan nyeri yang bermakna, sehingga kebutuhan akan intubasi endotrakeal serta risiko komplikasi yang berkaitan dengan anestesi umum dapat dihindari.

Inovasi Elektroda untuk Ablasi dengan Satu Elektroda: Wknife secara inovatif mengembangkan elektroda ablasi bipolar satu elektroda untuk IRE pertama di Tiongkok, yang mewujudkan perubahan paradigma dari "konfigurasi multi-elektroda paralel" menjadi "ablasi menggunakan satu elektroda". Desain satu elektroda ini tidak hanya secara signifikan meningkatkan kemudahan prosedur bagi operator dan memperpendek kurva pembelajaran, tetapi juga mengurangi jumlah elektroda yang digunakan sehingga menurunkan biaya pengobatan. Perlu dicatat bahwa selain mendukung ablasi efektif dengan satu elektroda, Wknife juga kompatibel dengan konfigurasi multi-elektroda konvensional, sehingga memberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam penerapan klinis sesuai dengan kebutuhan masing-masing kasus. Dengan teknologi ini, durasi tindakan dapat dipersingkat hingga kurang dari 15 menit, sementara cakupan ablasi menggunakan satu set elektroda dapat melebihi 7 cm.

Berkat berbagai inovasi orisinal tersebut, Wknife menjadi sistem ablasi pulsa curam pertama di dunia yang mengintegrasikan teknologi pulsa curam sinergis, prosedur di bawah anestesi lokal, elektroda tunggal, dan kateter bipolar dalam satu platform, sekaligus membuka era baru dalam terapi ablasi tumor.

2.5 Karakteristik Teknologi Pendukung

Selain keunggulan teknis utamanya, Wknife juga memiliki berbagai karakteristik teknologi pendukung sebagai berikut:

·Tidak memerlukan sinkronisasi dengan ECG: Berkat karakteristik stimulasi listrik terhadap jantung yang rendah, Wknife tidak memerlukan sinkronisasi dengan sinyal ECG, sehingga menghilangkan prosedur sinkronisasi yang kompleks dan menyederhanakan alur tindakan.

·Desain penanganan jalur pungsi: Dirancang untuk secara efektif mengurangi risiko perdarahan pada jalur pungsi serta menurunkan risiko implantasi atau penyebaran sel tumor di sepanjang jalur pungsi.

·Rentang pengaturan lebar pulsa yang luas: Lebar pulsa dapat disesuaikan dalam rentang yang luas sesuai dengan indikasi klinis yang berbeda, sehingga memungkinkan pengaturan parameter terapi secara individual (personalized parameter setting).

·Kompatibel dengan elektroda dan kateter: Mendukung penggunaan elektroda ablasi maupun kateter, sehingga mampu memenuhi berbagai kebutuhan dalam prosedur intervensi klinis.

·Respons imunologis yang unggul: Setelah ablasi menggunakan Wknife, antigen tumor yang dilepaskan dapat mengaktifkan respons imun tubuh, sehingga teknologi ini berpotensi berperan sebagai potensiator yang efektif bagi imunoterapi maupun terapi sel, serta menghasilkan efek sinergis dalam strategi terapi kombinasi.

III. Perbandingan Teknologi: Peta Evolusi Empat Generasi Teknologi

Untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai posisi teknologi Wknife, diperlukan perbandingan yang sistematis berdasarkan perspektif evolusi teknologi.

3.1 Perbandingan dengan Teknologi Ablasi Termal Konvensional (RFA, MWA dan Krioablasi)

Wknife

Teknologi ablasi termal konvensional bergantung pada efek suhu untuk menghancurkan jaringan tumor. Namun, adanya heat-sink effect menyebabkan tumor yang berdekatan dengan pembuluh darah besar sulit diablasi secara menyeluruh. Selain itu, teknik ini juga berisiko menimbulkan cedera termal panas maupun dingin pada jaringan sehat di sekitarnya, termasuk saraf dan pembuluh darah. Sebagai teknologi ablasi non-termal, Wknife mampu mengablasi lesi tumor secara presisi sekaligus mempertahankan struktur penting seperti pembuluh darah, saluran empedu, dan saraf. Keunggulan ini memungkinkan penanganan tumor padat pada lokasi anatomis yang kompleks, seperti hilus hati, hilus paru, serta kanker pankreas yang berdekatan dengan pembuluh darah besar, dan tindakan tersebut dapat dilakukan di bawah anestesi lokal.

3.2 Perbandingan 3 Generasi Teknologi IRE

Wknife

IRE Generasi Pertama (Teknologi Elektroporasi Irreversibel dengan Pulsa Mikrodetik): Menggunakan pulsa mikrodetik tunggal. Prosedur memerlukan anestesi umum, pemberian relaksan otot dalam dosis besar, penempatan beberapa elektroda secara paralel, serta sinkronisasi dengan ECG. Persyaratan klinis yang tinggi tersebut menyebabkan penerapan teknologi ini relatif sulit untuk diperluas.

IRE Generasi Kedua (Teknologi Elektroporasi Medan Listrik Berdenyut Frekuensi Tinggi/HF-IRE): Menghadirkan penyempurnaan pada bentuk gelombang pulsa, namun belum mampu mengatasi secara mendasar ketergantungan terhadap konfigurasi multi-elektroda maupun kebutuhan anestesi umum.

IRE Generasi Ketiga (Wknife/Teknologi Pulsa Curam Kolaboratif Spektrum Lebar, SIRE): Melalui teknologi kolaboratif spektrum lebar (Wideband Synergistic Irreversible Electroporation, SIRE), Wknife mampu menghasilkan efek ablasi multi-target pada membran sel bagian luar maupun membran organel intraseluler, sehingga secara signifikan meningkatkan efisiensi dan cakupan ablasi. Prinsip kerjanya merupakan inovasi pertama di dunia, dengan landasan teori dan teknologi yang berada pada tingkat terdepan secara internasional.

IV. Tata Letak Hak Kekayaan Intelektual: 144 Paten Membangun Keunggulan Teknologi

Wknife telah membangun sistem perlindungan hak kekayaan intelektual (HKI) yang komprehensif. Hingga saat ini, telah diajukan 144 paten invensi di dalam dan luar negeri, termasuk 17 paten invensi internasional melalui PCT. Yang lebih penting, paten invensi inti pada tingkat prinsip kerja (fundamental principle) milik Wknife telah memperoleh otorisasi resmi di Tiongkok dan Amerika Serikat. Hal ini menandakan bahwa orisinalitas teknologi pada tingkat prinsip dasar telah memperoleh pengakuan resmi dari dua yurisdiksi paten terpenting di dunia, sekaligus menjadi landasan yang kokoh bagi perluasan pasar internasional melalui perlindungan hak kekayaan intelektual yang kuat.

维纳刀

V. Penghargaan dan Pengakuan: Dari Jalur Inovasi Nasional hingga Penghargaan Tertinggi Teknologi Disruptif

Nilai inovasi teknologi Wknife telah memperoleh berbagai pengakuan otoritatif di tingkat nasional, antara lain:

Pengakuan sebagai Alat Kesehatan Inovatif Nasional (Agustus 2025): Pada Agustus 2025, Wknife secara resmi memperoleh persetujuan dari Center for Medical Device Evaluation di bawah NMPA dan berhasil dimasukkan ke dalam Program Tinjauan Khusus untuk Alat Kesehatan Inovatif (Special Review Procedure for Innovative Medical Devices). Pengakuan tersebut kemudian diumumkan secara resmi oleh NMPA melalui Pengumuman No. 7 Tahun 2025. Pengakuan ini merupakan apresiasi resmi terhadap terobosan orisinal Wknife melalui konsep "anestesi lokal + elektroda tunggal", sekaligus menegaskan nilai klinis teknologi tersebut.

维纳刀

Penghargaan Tertinggi pada Kompetisi Nasional Inovasi Teknologi Disruptif (Januari 2026): Pada Grand Final Kompetisi Inovasi Teknologi Disruptif China Innovation and Entrepreneurship Competition ke-14 yang diselenggarakan pada Januari 2026, proyek Wknife berhasil menonjol di antara 891 proyek unggulan dari seluruh Tiongkok dan meraih penghargaan tertinggi dalam kompetisi tersebut. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Torch High Technology Industry Development Center di bawah Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Republik Rakyat Tiongkok (MIIT), yang mencakup enam bidang teknologi masa depan, yaitu material masa depan, manufaktur masa depan, teknologi informasi masa depan, energi masa depan, antariksa masa depan, dan kesehatan masa depan. Dengan mengusung inovasi inti bertajuk "Pulse Innovation, Empowered by Wknife – Wknife Tumor Ablation System", Wknife memperoleh pengakuan bulat dari para juri dan pakar berkat terobosan teknologinya serta kemampuan implementasi industrialisasinya. Dalam sambutannya, Zhang Shouhua, Direktur Jenderal Departemen Teknologi Tinggi, Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT), menyampaikan bahwa perkembangan pesat teknologi disruptif seperti kecerdasan buatan, informasi kuantum, dan biomanufaktur tengah menjadi pendorong utama lahirnya industri-industri masa depan.

维纳刀

VI. Indikasi dan Penerapan Klinis

Saat ini, Wknife telah memperoleh persetujuan untuk digunakan dalam pengobatan tumor hati dan tumor pankreas. Sebagai teknologi berbasis platform, prinsip kerja Wknife juga memiliki potensi untuk diperluas ke berbagai bidang penyakit lainnya, seperti fibrilasi atrium dan penyakit paru obstruktif kronik COPD. Teknologi ini diharapkan mampu mengatasi berbagai keterbatasan klinis pada terapi konvensional, termasuk kebutuhan anestesi umum akibat stimulasi jantung yang kuat serta keterbatasan kedalaman ablasi. Selain itu, Wknife juga berpotensi diterapkan dalam penanganan berbagai lesi jinak maupun ganas, termasuk pada paru-paru, prostat, dan kelenjar tiroid.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa Wknife dapat dikombinasikan dengan kemoterapi, imunoterapi, maupun modalitas terapi komprehensif lainnya untuk menyediakan solusi minimal invasif yang dipersonalisasi bagi pasien dengan tumor padat stadium menengah hingga lanjut. Respons imunologis yang sangat baik serta kemampuannya dalam memperbaiki mikro lingkungan tumor menjadikan Wknife sebagai salah satu teknologi debulking tumor yang paling menjanjikan saat ini, sekaligus berperan sebagai penguat bagi terapi imun maupun terapi sel.

Tonggak Sejarah Klinis 23 Juli 2026: Tindakan Wknife Pertama di Wilayah Tiongkok Barat Daya Berhasil Dilaksanakan di Rumah Sakit Uni-Asia

Pada 23 Juli 2026, tindakan ablasi tumor menggunakan Wknife pertama di wilayah Tiongkok Barat Daya berhasil dilaksanakan di Rumah Sakit Uni-Asia. Prosedur ini dipimpin oleh tim Prof. Liao Zhengyin, pakar tingkat nasional dari Rumah Sakit Uni-Asia. Pasien merupakan penderita karsinoma hepatoseluler yang berlokasi di lobus kaudatus hati, dengan fungsi hati Child-Pugh Kelas C. Lesi tumor berada sangat dekat dengan duodenum, vena cava inferior, dan kolon, sehingga memiliki hubungan anatomi yang sangat kompleks. Berbagai pilihan terapi konvensional, termasuk reseksi bedah, transplantasi hati, maupun ablasi termal konvensional, dinilai tidak layak dilakukan karena cadangan fungsi hati yang sangat buruk serta tingginya risiko cedera pada organ-organ vital di sekitarnya. Kondisi tersebut menyebabkan pasien berada dalam situasi tanpa pilihan terapi lokal yang efektif.

维纳刀

Menghadapi tantangan klinis yang sangat kompleks tersebut, tim Prof. Liao Zhengyin memutuskan menggunakan Sistem Ablasi Tumor Pulsa Curam Kolaboratif Spektrum Lebar Wknife. Di bawah anestesi lokal, elektroda ablasi single-needle diarahkan secara presisi menuju target tumor. Selama seluruh proses pelepasan pulsa listrik, pasien tetap dalam keadaan sadar dengan tanda-tanda vital yang stabil, hampir tidak merasakan ketidaknyamanan, tanpa memerlukan anestesi umum, relaksan otot, maupun sinkronisasi elektrokardiografi (ECG). Evaluasi pencitraan segera setelah tindakan menunjukkan bahwa area ablasi telah mencakup seluruh lesi target secara lengkap, dengan batas ablasi yang jelas dan tegas. Tidak ditemukan tanda-tanda cedera termal maupun cedera listrik pada duodenum, vena cava inferior, maupun kolon yang berada di sekitar lesi, sehingga tercapai hasil yang sesuai dengan target klinis berupa ablasi sempurna. Seluruh prosedur berlangsung dalam waktu yang sangat singkat, dan pasien kembali ke ruang perawatan setelah tindakan tanpa mengalami komplikasi.

维纳刀

Keberhasilan tindakan ini tidak hanya membuktikan keamanan dan efektivitas Wknife pada kondisi anatomi yang sangat kompleks—termasuk pada pasien dengan fungsi hati Child-Pugh Kelas C dan lesi yang berdekatan dengan berbagai struktur vital—tetapi juga menegaskan nilai klinis unik dari pendekatan "anestesi lokal + elektroda tunggal" dalam menembus berbagai keterbatasan terapi konvensional. Teknologi ini membuka jalur baru terapi minimal invasif yang nyata bagi pasien kanker hati stadium terminal maupun tumor yang berlokasi di area khusus, yang sebelumnya dinilai tidak memiliki pilihan terapi. Hanya dalam waktu dua bulan, sejak memperoleh sertifikat registrasi NMPA pada Mei 2026 hingga keberhasilan pelaksanaan tindakan pertama dengan tingkat kesulitan tinggi di wilayah Tiongkok Barat Daya pada Juli 2026, Wknife berhasil mewujudkan transformasi dari inovasi teknologi menuju penerapan klinis nyata, sekaligus menunjukkan bagaimana teknologi orisinal mampu memberikan solusi yang tepat terhadap berbagai tantangan klinis yang selama ini belum terpecahkan.

VII. Penutup

Perjalanan pengembangan Wknife secara jelas menggambarkan suatu rantai inovasi yang utuh, mulai dari penelitian dasar hingga hilirisasi industri. Berawal dari eksplorasi orisinal mengenai efek biologis medan listrik berdenyut bertegangan tinggi yang dilakukan di Universitas Chongqing pada tahun 2000, teknologi ini berkembang melalui dua generasi sebelumnya, yaitu teknologi pulsa mikrodetik dan teknologi pulsa komposit frekuensi tinggi, hingga akhirnya mencapai terobosan klinis berupa konsep "anestesi lokal + elektroda tunggal" melalui teknologi pulsa curam kolaboratif spektrum lebar pada generasi ke-3. Didukung oleh 144 paten yang membentuk sistem perlindungan hak kekayaan intelektual yang komprehensif, otorisasi paten inti tingkat prinsip di Tiongkok dan Amerika Serikat, serta pengakuan sebagai Alat Kesehatan Inovatif Nasional dan perolehan penghargaan tertinggi dalam Kompetisi Nasional Inovasi Teknologi Disruptif, seluruh pencapaian tersebut secara bersama-sama membentuk profil teknologi yang utuh dari inovasi orisinal yang dikembangkan di Tiongkok ini. Sebagai sistem ablasi pulsa curam kolaboratif pertama di dunia yang memungkinkan tindakan dengan anestesi lokal dan elektroda tunggal, perjalanan Wknife bukan sekadar merepresentasikan terobosan teknologi dari nol menuju satu (0→1), tetapi juga menjadi simbol transformasi Tiongkok dalam bidang ablasi tumor berbasis medan listrik berdenyut, dari pengikut menjadi pemimpin dalam salah satu bidang teknologi medis paling mutakhir di dunia.

Tim MDT
Menghimpun para spesialis terkemuka Tiongkok di bidang intervensi minimal invasif tumor untuk menyediakan layanan pengobatan kanker minimal invasif terkemuka di dunia untuk Anda.
Lihat selengkapnya
Zhang Jinshan
Zhang Jinshan
Profesor, Doktor, Dokter Spesialis Utama, Pembimbing Program Doktor, Kepala Departemen Radiodiagnostik Chinese PLA General Hospital⁽¹⁾
Beliau mendedikasikan di bidang intervensi tumor dan penyakit vaskular selama lebih dari 30 tahun, beliau sangat ahli dalam terapi intervensi minimal invasif untuk penyakit seperti kanker hati, hipertensi portal akibat sirosis hati, sindrom Budd-Chiari, stenosis dan oklusi vaskular perifer, tumor jinak maupun ganas, serta benign prostatic hyperplasia. Beliau menjadi pelopor di dalam negeri dalam menerapkan teknologi mutakhir seperti TIPSS dan B-ORTO, yang mengisi berbagai kekosongan di bidang terapi intervensi; memelopori teknik embolisasi arteri hepatika dengan oklusi sementara vena hepatika untuk penanganan kanker hati, sehingga berhasil mengatasi berbagai kendala intervensi kanker hati yang kompleks. Beliau memimpin penyusunan standar terapi terstandardisasi untuk kanker hati, mendorong pembangunan sistem pengobatan intervensi di Tiongkok secara sistematis melalui pandangan strategis setingkat master, serta telah melatih sejumlah besar tenaga ahli muda dan menengah. Beliau telah memimpin lebih dari 10 proyek penelitian tingkat nasional, meraih berbagai penghargaan sains dan teknologi tingkat provinsi dan kementerian, serta dianugerahi gelar sebagai master-level leader di bidang intervensi Tiongkok oleh kalangan industri, yang terus memimpin perkembangan ilmu kedokteran intervensi Tiongkok menuju garis depan internasional.
Detail
Hu Xiaokun
Hu Xiaokun
Profesor, Pembimbing Program Doktor, Pembimbing Kolaborasi Pascadoktor, Dokter Spesialis Utama, Wakil Direktur Pusat Kedokteran Intervensi Rumah Sakit Afiliasi Universitas Qingdao, Kepala Pusat Inovasi Teknik Minimal Invasif Intervensi Tumor Kota Qingdao, Peneliti Tamu Fakultas Kedokteran Universitas Harvard di Amerika Serikat
Sebagai perumus utama standar terapi implantasi partikel iodium-125 di Tiongkok, beliau memimpin penyusunan panduan klinis dan standar operasional teknis domestik, yang mendorong transformasi menyeluruh teknologi implantasi partikel dari berbasis pengalaman menuju presisi dan standardisasi. Berpengalaman dalam merancang skema terapi komprehensif personal untuk tumor padat seperti kanker paru, kanker hati, glioma otak, dan kanker pankreas dengan mengutamakan implantasi partikel sebagai inti yang dikombinasikan dengan berbagai teknologi ablasi seperti ablasi gelombang mikro, ablasi frekuensi radio, krioablasi, dan NanoKnife. Di bidang nyeri kanker, beliau secara inovatif menerapkan neuromodulasi berbasis implantasi partikel guna mencapai analgesia presisi untuk nyeri kanker refrakter. Beliau juga memiliki pengalaman luas dalam penyakit non-tumor seperti vertebroplasty dan terapi minimal invasif diskus intervertebralis. Beliau secara aktif mempromosikan pelatihan terstandardisasi untuk implantasi partikel, telah melatih lebih dari ribuan dokter spesialis, serta memimpin perkembangan terapi partikel Tiongkok menuju tingkat lanjut internasional.
Detail
Kisah Pasien
Di Rumah Sakit UNI-ASIA Chengdu, setiap perjalanan mencari pengobatan terukir dengan keberanian dan harapan; setiap kisah menjadi saksi kebersamaan dokter dan pasien dalam mengatasi penyakit.
Lebih Banyak Kasus

Konsultasi Gratis

Nama
Usia
No. Telepon/HP
Email
Pertanyaan Anda

Berhasil Dikirim

Kami telah menerima konsultasi Anda. Terima kasih atas kepercayaan Anda. Staf kami akan menghubungi Anda dalam 72 jam, jadi mohon perhatikan panggilan telepon dan email.

Buat Janji WhatsApp
Hubungi