- Dialog dengan Dr. Zhang Junxi, Wakil Direktur Kampus Zigong Rumah Sakit UNI-ASIA (Rumah Sakit Kanker Zigong Gaoxin)
Dua dekade mendalami terapi intervensi tumor minimal invasif, menulis babak baru kehidupan pasien kanker dengan presisi tingkat milimeter
Di garis depan klinis terapi intervensi tumor minimal invasif, terdapat seorang dokter yang menjadikan jarum tusuk halus dan kateter sebagai alat utama. Dengan panduan presisi CT dan DSA, ia menjangkau inti lesi secara langsung serta mengantarkan energi ablasi dan obat kemoterapi secara tepat ke area tumor. Selama hampir dua puluh tahun ia berakar di lini klinis akar rumput, memimpin ribuan prosedur intervensi, dan membawa konsep serta teknologi dari pusat intervensi terbaik di Tiongkok ke praktik klinis. Dengan demikian, ia menyalakan kembali harapan hidup bagi banyak pasien tumor stadium lanjut yang berada dalam kondisi sangat sulit. Ia adalah Dr. Zhang Junxi, Wakil Direktur Kampus Zigong Rumah Sakit UNI-ASIA (Rumah Sakit Kanker Zigong Gaoxin), Kepala Bangsal I, Dokter Spesialis Madya, sekaligus anggota Chinese Society of Clinical Oncology (CSCO).
Dr. Zhang Junxi pernah mengikuti pelatihan lanjutan di Departemen Intervensi, West China Hospital of Sichuan University, serta di Henan Provincial People's Hospital. Dari pengalaman tersebut, ia menyerap konsep dan esensi teknologi maju dari pusat intervensi terkemuka di Tiongkok dalam bidang intervensi tumor intravaskular dan non-vaskular. Setelah itu, ia berfokus pada terapi intervensi tumor minimal invasif selama dua puluh tahun, memberikan terapi komprehensif yang individual bagi pasien tumor dari berbagai negara dengan keterampilan yang matang dan hati yang penuh kepedulian.
Dalam bidang intervensi minimal invasif, Dr. Zhang Junxi menguasai seluruh rangkaian teknologi ablasi tumor, termasuk ablasi kimia, ablasi frekuensi radio, ablasi gelombang mikro, krioablasi argon-helium, dan ablasi NanoKnife. Ia terutama ahli dalam terapi intervensi intravaskular dan non-vaskular untuk tumor padat seperti kanker hati, kanker paru, dan kanker pankreas. Dalam bidang intervensi respirasi, ia terampil melakukan teknik pungsi EBUS-TBNA, yang memberikan dasar penting bagi diagnosis presisi dan penentuan stadium kanker paru. Ia menganut konsep terapi komprehensif tumor yang menekankan keseimbangan antara terapi lokal dan terapi sistemik, serta mahir mengombinasikan kemoterapi, terapi bertarget molekuler, imunoterapi biologis, dan berbagai metode lain untuk merancang rencana terapi individual bagi setiap pasien.
Pada tahun 2023, ia terpilih sebagai anggota Komite Pertama Bidang Kedokteran Paliatif, Sichuan Medical Doctor Association. Sejak itu, ia semakin memperhatikan pengendalian gejala dan kualitas hidup pasien tumor stadium terminal, serta berkomitmen mengintegrasikan konsep kedokteran paliatif ke dalam setiap tahap manajemen tumor secara menyeluruh. Dari ablasi kuratif untuk tumor padat hingga peredaan gejala paliatif bagi pasien stadium lanjut, dari pungsi berpanduan pencitraan yang presisi hingga pengambilan keputusan terapi komprehensif yang individual, Dr. Zhang Junxi menafsirkan tanggung jawab dan dedikasi seorang dokter intervensi onkologi melalui pengabdian hampir dua dekade.