— Dialog dengan Prof. Li Zhiping, pemimpin disiplin tumor abdomen di pusat onkologi rumah sakit Huaxi, universitas Sichuan
Perjalanan medis: mengabdikan diri selama 4 dekade dalam diagnosis dan pengobatan tumor, tetap menjaga niat awal untuk melindungi kesehatan masyarakat
Perjalanan karier Prof. Li Zhiping selalu seirama dengan perkembangan radioterapi onkologi di Tiongkok. Pada tahun 1984, Beliau lulus dari fakultas kedokteran klinis, universitas kedokteran Huaxi, meraih gelar sarjana kedokteran, dan sejak itu berkarier di pusat onkologi rumah sakit Huaxi, universitas Sichuan. Di sana, beliau memfokuskan diri pada diagnosis dan pengobatan tumor ganas, pendidikan, dan penelitian ilmiah. Selama berkarier, Beliau tak pernah berhenti belajar untuk meningkatkan kemampuan diri, dan bertahap meraih gelar magister onkologi dan doktor onkologi dari universitas Sichuan, serta berkembang menyeluruh dari dokter klinis menjadi pemimpin bidang ilmu akademis.
Dari April hingga Oktober 1995, Prof. Li zhiping melanjutkan studi di Amerika Serikat dan Jerman, mempelajari teknologi canggih radioterapi internasional secara sistematis seperti linac radioterapi tumor dan radioterapi stereotaktik. Beliau menjadi salah satu pakar awal di Tiongkok yang mengenal dan mempromosikan teknologi radioterapi presisi. Setelah kembali ke Tiongkok, beliau menggabungkan teknologi internasional mutakhir dengan kondisi klinis lokal, mendorong standardisasi dan presisi radioterapi pada tumor abdomen di Rumah Sakit Huaxi, Beliau berkembang secara bertahap menjadi pemimpin bidang tumor abdomen.
Selama lebih dari 40 tahun, Prof. Li Zhiping tetap bekerja di lini depan klinik, secara konsisten menangani terapi komprehensif bagi tumor ganas, termasuk radioterapi, kemoterapi, dan terapi biologis. Beliau menyaksikan dan mendorong transformasi lompatan radioterapi onkologi Tiongkok dari metode konvensional menuju radioterapi presisi, menerapkan ilmu seumur hidupnya untuk memberikan harapan hidup bagi ribuan pasien tumor, dan berulang kali menerima bendera penghargaan dan surat ucapan terima kasih dari pasien.
Praktik Klinis Mendalam: Radioterapi Presisi Memberdayakan Diagnosis dan Pengobatan Kanker, Terapi Komprehensif Melawan Kasus Sulit
Sebagai pakar senior dalam bidang radioterapi presisi untuk tumor abdomen di Tiongkok, Prof. Li Zhiping selalu berbasis pada kebutuhan klinis dengan prinsip inti "terapi presisi, pengobatan individual, dan manajemen holistik". Beliau mengintegrasikan secara mendalam teknologi radioterapi mutakhir internasional dengan mode terapi komprehensif multidisiplin (MDT), sehingga membentuk sistem diagnosis dan terapi tumor abdomen yang khas. Beliau memelopori promosi teknologi radioterapi presisi di wilayah Barat Daya, seperti radioterapi konformal tiga dimensi (3D-CRT), radioterapi termodulasi intensitas (IMRT), radioterapi terpandu gambar (IGRT), dan radioterapi stereotaktik tubuh (SBRT). Beliau juga mahir menerapkan teknologi penunjang seperti respiratory gating dan fusi citra. Penerapan ini memastikan dosis radiasi yang adekuat pada area target tumor sekaligus meminimalkan paparan pada jaringan dan organ sehat di sekitarnya, sehingga secara signifikan mengurangi efek samping terkait radioterapi serta meningkatkan toleransi terapi dan kualitas hidup pasien.
Dalam praktik klinis, Prof. Li Zhiping ahli dalam terapi komprehensif khemoradioterapi untuk keganasan abdomen seperti kanker esofagus, kanker lambung, kanker kolorektal, dan keganasan sistem urinarius serta reproduksi. Di saat yang sama, beliau juga memiliki pengalaman klinis yang kaya dalam bidang khemoradioterapi untuk tumor kepala-leher serta kanker payudara. Beliau menyusun rencana manajemen holistik yang individual berupa "radioterapi + kemoterapi + terapi target + imunoterapi + dukungan nutrisi" yang disesuaikan dengan jenis tumor, stadium, dan kondisi fisik pasien yang berbeda. Keberhasilan yang signifikan telah dicapai khususnya dalam terapi konversi preoperatif untuk tumor abdomen stadium borderline resectable, terapi paliatif untuk meredakan gejala pada tumor stadium lanjut, serta terapi sensitisasi untuk tumor yang resistan terhadap radioterapi. Selama lebih dari 40 tahun berkarier, beliau telah menangani lebih dari 180.000 pasien, serta memenangkan kepercayaan pasien dan pengakuan luas di industri medis berkat keahlian klinisnya yang tinggi.
Pengabdian Medis yang Tulus: Pasien sebagai Pusat, Menghidupkan Harapan Hidup dengan Keahlian Profesional
Pada tahun 2019, seorang pasien berusia 62 tahun dengan karsinoma sel skuamosa esofagus stadium lanjut lokal datang menemui Prof. Li Zhiping karena reputasi besar beliau. Tumor pada pasien tersebut telah menginvasi trakea dan aorta, sehingga rumah sakit lain menilai tidak dapat langsung dioperasi. Selain itu, karena fungsi paru dasar pasien yang buruk, ia menolak kemoterapi dosis tinggi tunggal, sehingga sempat terperosok ke dalam jalan buntu pengobatan. Setelah tim Prof. Li Zhiping melakukan evaluasi komprehensif terhadap kondisi pasien, mereka menyusun rencana individual berupa "radioterapi termodulasi intensitas terpandu gambar (IGRT) sinkron dengan kemoterapi dosis rendah". Mereka menerapkan teknologi respiratory gating untuk mengontrol area target secara presisi dan berulang kali mengoptimalkan perencanaan radioterapi demi melindungi jaringan normal jantung dan paru pasien secara maksimal. Selama masa terapi, beliau memantau penuh penatalaksanaan efek samping pasien, serta memberikan dukungan nutrisi dan terapi simtomatik tepat waktu. Akhirnya, pasien berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pengobatan dengan regresi tumor yang signifikan, dan sukses menjalani operasi radikal setelah dievaluasi oleh tim MDT. Pada tindak lanjut 5 tahun pascaoperasi, pasien bebas dari kekambuhan tumor, memiliki kualitas hidup yang baik, dan telah beberapa kali berkunjung secara khusus untuk berterima kasih kepada Prof. Li Zhiping karena telah memberinya kesempatan hidup kedua.
Pasien lain, seorang pria berusia 58 tahun dengan kanker rektum stadium lanjut disertai metastasis multipel pada panggul, masuk rumah sakit dengan keluhan nyeri panggul yang hebat dan kesulitan buang air besar. Pasien telah berpindah-pindah ke beberapa rumah sakit dan semuanya menyatakan tidak ada rencana kuratif yang efektif, membuat pasien dan keluarganya hampir menyerah. Setelah menerima pasien tersebut, Prof. Li Zhiping dengan sabar menenangkan emosi pasien, menganalisis secara komprehensif kondisi penyakit serta toleransi fisiknya, lalu memutuskan untuk mengadopsi rencana komprehensif berupa "radioterapi stereotaktik (X-knife) untuk menyerang lesi metastasis secara presisi + terapi sistemik kombinasi target dan imunoterapi", yang disinkronkan dengan dukungan nutrisi terstandardisasi dan manajemen nyeri. Hanya dalam 1 bulan terapi, nyeri pasien reda sepenuhnya dan buang air besar kembali normal. Setelah 3 bulan terapi dilakukan pemeriksaan ulang, lesi metastasis pada panggul pasien mengecil secara signifikan, penanda tumor turun drastis, dan pasien berhasil mencapai penyintasan jangka panjang dengan tumor, dengan angka harapan hidup yang jauh melampaui perkiraan awal. Prof. Li Zhiping sering berkata: "Bagi seorang dokter, setiap pasien adalah sebuah tanggung jawab yang berat. Meskipun hanya ada secercah harapan, kami harus mengerahkan upaya seratus persen."
Prof. Li Zhiping selalu memegang teguh prinsip "penelitian berbasis masalah klinis, hasil penelitian mengabdi pada praktik klinis". Beliau telah mendalami penelitian dasar dan klinis radioterapi tumor selama lebih dari empat puluh tahun, dengan fokus melakukan studi sistematis pada arah penelitian seperti mekanisme serta pencegahan dan pengobatan fibrosis radiasi dalam radioterapi tumor paru, sensitisasi radioterapi gen tumor, serta mekanisme sinergis antara radioterapi dan imunoterapi. Hingga saat ini, Prof. Li Zhiping telah menerbitkan lebih dari 100 makalah ilmiah, termasuk lebih dari 50 makalah terindeks SCI. Banyak dari hasil penelitian tersebut dipublikasikan di jurnal-jurnal internasional papan atas dalam bidang radioterapi tumor seperti International Journal of Radiation Oncology, Biology, Physics; Chemotherapy; dan Oral Oncology, telah memublikasikan serangkaian pencapaian akademik yang berpengaruh luas di industri medis sebagai penulis pertama maupun penulis korespondensi.
Prof. Li Zhiping bertindak sebagai penulis pertama dalam artikel yang dipublikasikan di Journal of West China University of Medical Sciences tahun 2000, Volume 31, Nomor 3 (terindeks oleh MEDLINEISTICPKUCSCDCA). Karya ilmiah ini membahas efektivitas aplikasi klinis dari vaksin galur pili Pseudomonas aeruginosa PA-MSHA sebagai adjuvan imun dalam terapi ajudan bagi pasien limfoma maligna dan kanker paru, sehingga menyediakan bukti eksperimental klinis tahap awal bagi imunoterapi tumor.
Prof. Li Zhiping bertindak sebagai penulis pertama dalam artikel yang dipublikasikan di Sichuan Medical Journal tahun 2000, Volume 21, Nomor 9. Tinjauan pustaka ini merangkum secara sistematis kemajuan penelitian dan aplikasi klinis dari neuroradiologi intervensi vaskular, yang mencakup bidang-bidang inti seperti terapi trombolisis intervensi untuk lesi iskemik, angioplasti dilatasi untuk stenosis vaskular, serta hemostasis endovaskular. Karya ilmiah ini merupakan salah satu tinjauan akademis awal yang penting dalam bidang tersebut.
Prof. Li Zhiping bertindak sebagai penulis kedua(telah disitasi sebanyak 5 kali). Artikel ini dipublikasikan di Sichuan Medical Journal tahun 2000, Volume 21, Nomor 9. Artikel ini meninjau status saat ini dan prospek perkembangan terapi intervensi untuk pankreatitis hemoragik nekrotikans akut, serta membahas nilai aplikasi dari teknik intervensi seperti perfusi arteri regional dalam terapi komprehensif pankreatitis berat. Karya ilmiah ini merupakan sebuah pembahasan eksploratif awal terhadap strategi terapi intervensi di bidang tersebut.
Prof. Li Zhiping bertindak sebagai penulis korespondensi. Artikel ini dipublikasikan pada tahun 2014 dan terindeks oleh PubMed. Studi ini membandingkan perbedaan dosis antara perencanaan radioterapi termodulasi intensitas (IMRT) dengan radioterapi busur termodulasi volumetrik busur tunggal/busur ganda (SA/DA-VMAT) dalam radioterapi kanker lambung. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemilihan teknik radiasi pada radioterapi presisi kanker lambung, sehingga memberikan dasar dosis yang krusif dalam penyusunan rencana radioterapi kanker lambung secara klinis.
Prof. Li Zhiping bertindak sebagai penulis korespondensi. Artikel ini dipublikasikan pada tahun 2014 dalam serial jurnal akademik West China. Studi ini menargetkan kelompok pasien kanker esofagus yang tidak menjalani tindakan pembedahan, lalu menganalisis secara sistematis angka kejadian serta faktor-faktor pengaruh utama dari cedera paru diinduksi radiasi pascaradioterapi. Penelitian ini memberikan referensi berbasis bukti klinis untuk pencegahan cedera paru dan terapi individual dalam radioterapi kanker esofagus.
Prof. Li Zhiping bertindak sebagai penulis inti. Artikel ini dipublikasikan di West China Journal of Pharmaceutical Sciences tahun 2015, Volume 30, Nomor 1, serta terindeks oleh Wanfang Data. Karya ilmiah ini berfokus pada arah penelitian khas dari tim Prof. Li Zhiping, yaitu radioterapi hipoksia pada kanker esofagus, dengan membahas strategi farmasi dan efektivitas klinis dari sensitisasi radioterapi dalam kondisi hipoksia. Artikel ini merupakan salah satu literatur representatif dengan frekuensi sitasi yang tinggi di antara pencapaian akademik Prof. Li Zhiping.
Prof. Li Zhiping bertindak sebagai penulis bersama (penulis korespondensi inti). Artikel ini dipublikasikan di West China Medical Journal tahun 2018, Volume 33, Nomor 4. Studi ini berfokus pada optimasi sudut berkas radiasi (gantry angle) dan jumlah lapangan bagian (segment) dalam perencanaan radioterapi termodulasi intensitas (IMRT) statis untuk kanker lambung. Melalui analisis perbandingan dosis, penelitian ini mengusulkan strategi optimasi yang dapat menurunkan dosis radiasi pada jaringan normal sekaligus memastikan cakupan dosis pada area target, sehingga memiliki nilai panduan penting bagi desain perencanaan klinis dalam radioterapi presisi kanker lambung.
Prof. Li Zhiping bertindak sebagai penulis bersama (berada di urutan keempat, yang merupakan salah satu penulis korespondensi tim). Artikel dipublikasikan di halaman 35-21 Cancer Management and Research tahun 2020, Volume 12 (diterbitkan oleh Dove Medical Press). Menargetkan situasi klinis yang jarang terjadi namun sangat sulit ditangani, yaitu kekambuhan kelenjar getah bening regional pascaoperasi kanker lambung, studi ini mengeksplorasi efektivitas terapi radioterapi kombinasi kemoterapi pada kanker lambung dengan kekambuhan kelenjar getah bening regional yang terlokalisasi. Selain itu, penelitian ini juga menganalisis pola distribusi spasial dari kekambuhan kelenjar getah bening regional tersebut, sehingga memberikan referensi penting bagi strategi terapi individual untuk pasien yang mengalami kekambuhan pascaoperasi kanker lambung.
Prof. Li Zhiping bertindak sebagai penulis bersama (berada di urutan keenam, yang merupakan penulis korespondensi inti). Artikel dipublikasikan di halaman 21 Cancer Management and Research pada September 2020, (diterbitkan oleh Dove Medical Press). Studi ini mengevaluasi secara sistematis peran radioterapi dalam pengobatan metastasis kelenjar getah bening retroperitoneal pada kanker kolorektal, dengan membahas dosis radioterapi, delineasi area target, serta mode kombinasi dengan terapi sistemik, sehingga menyediakan bukti berbasis bukti untuk terapi lokal pada jenis metastasis yang jarang terjadi secara klinis ini.
Prof. Li Zhiping bertindak sebagai penulis bersama (berada di urutan ke-19, yang merupakan anggota inti radioterapi MDT). Artikel dipublikasikan di halaman 21 Journal of Multidisciplinary Healthcare pada Februari 2023, (diterbitkan oleh Dove Medical Press). Studi multisentrik ini membuktikan bahwa model diskusi tim multidisiplin dapat meningkatkan prognosis kelangsungan hidup keseluruhan secara signifikan pada pasien karsinoma sel ginjal metastatik. Penelitian ini mencakup alur kolaborasi multidisiplin yang melibatkan departemen bedah, onkologi medis, radioterapi, dan pencitraan, sehingga memberikan bukti berkualitas tinggi mengenai nilai penting MDT dalam penatalaksanaan kanker ginjal stadium lanjut.
Prof. Li Zhiping bertindak sebagai penulis bersama. Artikel dipublikasikan di Cancer Immunology, Immunotherapy pada Mei 2024. Studi ini mengevaluasi efektivitas dan keamanan dari regimen "bebas kemoterapi" berupa kombinasi surufatinib dengan toripalimab pada pasien adenokarsinoma lambung/persimpangan gastroesofagus stadium lanjut, karsinoma sel skuamosa esofagus, dan kanker saluran empedu. Penelitian ini merepresentasikan eksplorasi terbaru dari tim Prof. Li Zhiping dalam arah terapi target kombinasi imunoterapi untuk tumor saluran pencernaan.
Prof. Li Zhiping bertindak sebagai penulis bersama. Tinjauan pustaka ini dipublikasikan di Heliyon pada tahun 2024, halaman 33, Volume 10, Nomor 7. Artikel ini menjabarkan secara sistematis kemajuan aplikasi teknologi kecerdasan buatan dalam diagnosis dini, terapi individual, serta evaluasi prognosis presisi untuk karsinomatosis peritoneal. Pembahasan ini mencakup bidang-bidang seperti pengenalan gambar, ekstraksi data besar, dan pemrosesan bahasa alami, yang menunjukkan visi akademis tim Prof. Li Zhiping dalam penelitian interdisipliner AI onkologi.
Prof. Li Zhiping bertindak sebagai penulis pertama. Artikel dipublikasikan BMC Medical Imaging tahun 2025, halaman 34 Volume 25, Nomor 1. Studi ini mengusulkan strategi radiomik intralesional dan perilesional berbasis berbagai algoritme pembelajaran mesin untuk memprediksi pengelompokan derajat ISUP pada kanker prostat. Penelitian ini berhasil mencapai hasil inovatif dalam bidang penentuan derajat kanker prostat secara presisi dan noninvasif, yang mencerminkan keahlian mendalam Prof. Li Zhiping dalam arah interdisipliner antara radiomik tumor dan kecerdasan buatan.
Prof. Li Zhiping bertindak sebagai penulis bersama (berada di urutan keempat, bertanggung jawab atas bagian radioterapi). Artikel dipublikasikan dalam Proceedings of the 8th National Annual Congress of Burn Surgery pada tahun 2007, serta terindeks oleh CNKI. Studi ini melibatkan 42 pasien keloid telinga (71 sisi telinga) untuk mengeksplorasi efektivitas terapi komprehensif berupa eksisi bedah yang dikombinasikan dengan radioterapi pascaoperasi, sehingga membuktikan nilai penting radioterapi dalam penatalaksanaan komprehensif keloid.
Prof. Li Zhiping bertindak sebagai penulis bersama. Artikel dipublikasikan di Chongqing Medicine tahun 2011, Nomor 16, serta terindeks oleh CNKI. Studi ini melakukan analisis retrospektif terhadap 36 pasien limfoma sel NK/T rongga hidung stadium IE hingga IIE yang belum pernah mendapatkan pengobatan sebelumnya, dengan menerapkan regimen radioterapi konformal tiga dimensi yang dikombinasikan secara simultan dengan kemoterapi, guna mengevaluasi efektivitas serta tolerabilitas dari model terapi komprehensif tersebut.
Prof. Li Zhiping berpartisipasi dalam penyusunan buku ajar Oncology untuk program kedokteran delapan tahun serta monograf seperti Modern Lung Cancer Treatment. Buku ajar tersebut mengenalkan secara sistematis teori dasar onkologi, standar diagnosis dan terapi klinis untuk tumor pada setiap sistem organ, serta teknologi baru radioterapi, yang menjadikannya sebagai buku referensi inti dalam pengajaran program kedokteran klinis delapan tahun di domestik.